Langkah Mudah Kenali Patah Tulang Tanpa Prosedur Rontgen

Langkah Mudah Kenali Patah Tulang Tanpa Prosedur Rontgen

archmerged.comKeretakan pada tulang akibat kecelakaan disebut sebagai fraktur. Yang mana kondisi ini bisa terjadi lantaran adanya gaya kuat yang diterima oleh tulang itu sendiri, misalnya saja dikarenakan terjatuh, tersandung, dan bahkan kecelakaan lalu lintas. 

 

Fraktur tadi perlu dievaluasi lebih lanjut dan ditangani oleh ahli medis demi meminimalisir timbulnya efek samping patah/retak serta meningkatkan peluang tulang dan sendi bisa sembuh secara sempurna. 

 

Cara Mengenali Fraktur Karena Kecelakaan

1. Diskusikan Kejadian Perkara

Ketika Anda merawat diri sendiri maupun orang lain, segera cari tahu kejadian seperti apa yang berlangsung sebelum perasaan sakit muncul. Apabila Anda sedang membantu orang lain, tanyakan kejadian persis sebelum insiden. 

 

Mengingat sebagian besar fraktur disebabkan oleh adanya gaya kuat untuk mematahkan atau meretakkan tulang. Dengan langkah ini, Anda bisa menilai kondisi pasien melalui penyebabnya.

2. Tanyakan Apakah Perlu Bantuan Tambahan

Mengetahui penyebab timbulnya cedera bukan hanya membantu kita dalam mendiagnosis terjadinya keretakan, tapi juga apakah kondisi tersebut memerlukan pertolongan tambahan/tidak. Sebagian besar kasus mobil akan memerlukan layanan darurat dari polisi, sementara untuk kasus penganiayaan anak diperlukan layanan tambahan dari Komisi Perlindungan Anak.

 

Inilah mengapa menganalisis penyebab timbulnya kecelakaan penting untuk dilakukan sesegera mungkin.

 

3.Tanyakan Soal Perasaan Pasien

Tak lupa, tanyakanlah hal-hal menyangkut perasaan pasien selama cedera berlangsung. Cobalah untuk mengajak pasien bernostalgia dan mengingat apa yang mereka rasakan dan alami ketika kecelakaan terjadi. Umumnya, seorang pasien fraktur akan merasakan ‘patah’ ada suatu titik di dalam tubuhnya.

 

4. Tanyakan Tentang Rasa Sakit

Ketika terjadi sesuatu yang tidak wajar dalam tubuh, biasanya tubuh akan segera meresponnya dengan rasa nyeri atau sakit. Rasa sakit bisa disebabkan oleh patah tulang ataupun kerusakan pada jaringan di sekitar kerangka tersebut. Misalnya saja bagian saraf, ligamen, otot, pembuluh darah, atau tendon.

 

5. Gejala Diluar Fraktur

Diketahui, terdapat beberapa pertanda yang bisa mengindikasikan apakah seseorang mengalami keretakan atau tidak. Lebih detailnya ialah sebagai berikut:

  • Timbul lebam, memar, atau pendarahan internal.
  • Bentuk atau gerakan bagian tubuh tidak wajar.
  • Kesulitan menggerakkan area yang cedera.
  • Area cedera terlihat terputar, bengkok, atau memendek.
  • Keterkejutan.
  • Hilangnya fungsi normal di area cedera.
  • Hilangnya tenaga pada tubuh cedera.
  • Rasa geli atau bahkan mati rasa di bawah cedera.
  • Pembengkakan parah.

 

6. Titik Sensitif Rasa Sakit

Fraktur biasanya bisa dikenali lewat titik-titik rasa sakit. Maksudnya ialah suatu titik di daerah tulang cedera dan sangat sensitif serta mampu menimbulkan rasa nyeri ketika disentuh. Dalam ungkapan lain, sakit yang dirasa pasien akan meningkat signifikan ketika timbul tekanan di sekitar area fraktur.

Baca Juga : Akhir Gerakan Setelah Melakukan Tembakan Shooting Satu Tangan Bola Basket

Melansir dari sejumlah sumber, keretakan pada tulang akibat kecelakaan disebut sebut sebagai salah satu akibat kecelakaan lalu lintas terbesar. Meski begitu, dengan beberapa langkah di atas, Anda dapat mendiagnosisnya dengan cepat dan segera menanganinya tanpa perlu menunggu hasil rontgen keluar.